Bupati dan Ketua TP PKK Muna Barat Turun Langsung dalam Aksi Jumat Bersih
- Mar 25, 2025
- WA ODE RAHMATIA, SP
Komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata kini semakin nyata dirasakan oleh masyarakat. Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa terus menggerakkan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan, yang menjadi salah satu prioritas dalam Program 100 Hari Kerja.
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui terbitnya Surat Edaran Bupati Muna Barat Nomor 100.3.4.2/3/2025 tentang Pelaksanaan Pembersihan Lingkungan dan Kantor. Edaran ini memperkuat komitmen sebelumnya yang telah disampaikan Bupati saat kegiatan retret di Magelang, khususnya menjelang Ramadan, yakni dengan menginstruksikan pembersihan rumah-rumah ibadah.
Gerakan kebersihan ini dijalankan secara sistematis melalui penugasan kepada Dinas Lingkungan Hidup sebagai penanggung jawab utama, serta melibatkan seluruh ASN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada Jumat, 21 Maret 2025, dilaksanakan aksi Jumat Bersih yang menyasar titik-titik strategis di wilayah perbatasan Muna Barat dan Kabupaten Muna.
Adapun titik lokasi pembersihan meliputi:
-
Punto – Tugu Kuda
-
Tugu Kuda – Tugu Lagadi
-
Tugu Lagadi – Tugu Sarung
-
Tangkumaho
-
Batas Mata Rawa – Tugu Pesawat
Tidak hanya berhenti di situ, pada Selasa, 25 Maret 2025, kegiatan bersih-bersih kembali digelar dengan fokus di jalur Kambara–Pajala dan Kambara–Tondasi, sebagai jalur strategis arus mudik Lebaran. Dalam kegiatan ini, sebanyak 32 instansi dilibatkan untuk membersihkan sepanjang lintasan utama yang akan dilalui pemudik.
Menariknya, Bupati La Ode Darwin dan Ketua TP PKK Muna Barat, Ibu Rhika Purwaningsih Darwin, SH, turut hadir dan terlibat langsung dalam kerja bakti, menunjukkan keteladanan dalam memimpin gerakan perubahan.
“Saya sendiri ikut turun langsung dalam kegiatan Jumat Bersih. Insya Allah, sebelum Lebaran, para pemudik yang masuk ke Muna Barat dapat menyaksikan perubahan wajah Bumi Laworo yang lebih bersih dan indah,” ujar Bupati dalam sambutannya saat Launching Program 100 Hari.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari, tidak hanya sekadar program musiman.
“Saya menghimbau agar masyarakat menciptakan budaya bersih di lingkungan masing-masing, bukan hanya karena edaran atau momen tertentu, tetapi sebagai bagian dari karakter masyarakat Muna Barat,” imbuhnya.
TP PKK Muna Barat memandang gerakan kebersihan ini sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter keluarga dan komunitas yang sehat dan peduli lingkungan. Lingkungan bersih adalah cerminan keluarga yang teratur, anak-anak yang tumbuh sehat, serta masyarakat yang sadar akan tanggung jawab bersama.
TP PKK siap mendampingi program ini melalui edukasi lingkungan, pelibatan dasawisma, dan pembinaan gerakan kebersihan berbasis keluarga. Dimulai dari rumah, dibawa ke sekolah, dan ditumbuhkan di desa—TP PKK percaya, Bumi Laworo yang bersih adalah cermin kemajuan dan martabat Muna Barat.
Sumber : https://kominfo.munabarat.go.id/berita/muna-barat-lebih-bersih/
Wa Ode Rahmatia, SP