Bupati dan Wakil Bupati Kunker ke Dinas Pertanian, Dorong Program Berkelanjutan Demi Swasembada Pangan

  • Mar 20, 2025
  • WA ODE RAHMATIA, SP

Dalam rangka percepatan program 100 Hari Kerja, Bupati Muna Barat La Ode Darwin didampingi oleh Wakil Bupati Ali Basa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pertanian Muna Barat pada Rabu (19/3/2025). Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Dinas Pertanian, Nestor Jono, bersama seluruh jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Dinas Pertanian memiliki peran krusial sebagai ujung tombak dalam menyukseskan visi-misi pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian dan peternakan merupakan dua pilar utama yang menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian sekaligus potensi unggulan Kabupaten Muna Barat.

“Kita di Muna Barat ini memiliki tanah yang luas dan laut yang luas. Tapi mari kita renungkan: mengapa masyarakat kita belum sejahtera? Di sinilah pertanian dan peternakan harus tampil sebagai solusi konkret,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 23 miliar kepada Dinas Pertanian. Dana tersebut akan difokuskan untuk program-program yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati La Ode Darwin juga mengingatkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kerja sama dan solidaritas antar semua pihak, terutama ASN dan masyarakat pelaksana di lapangan. “Saya dan Pak Ali Basa tidak akan mampu mewujudkan ini sendirian tanpa dukungan semua pihak,” tegasnya.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Bupati menegaskan bahwa program ke depan harus berkelanjutan dan terukur. Misalnya, jika kelompok peternak menerima bantuan sapi, maka dalam waktu tertentu harus ada perkembangan nyata—baik berupa peningkatan jumlah ternak maupun pengadaan kembali jika telah dijual.

“Bayangkan, sudah berapa ribu ekor sapi yang kita beli selama ini, tapi jumlahnya tidak bertambah. Ini tidak bisa dibiarkan. Saya ingin setiap program memberikan dampak nyata. Kalau kita beri 10 ekor sapi ke satu kelompok, maka dalam 3–4 bulan jika dijual, harus ada pengadaan ulang. Kita tidak boleh stuck,” tegas alumni Universitas Haluoleo ini.

Tahap awal program tahun 2025 akan dimulai dengan pengadaan 200 ekor sapi penggemukan, dilanjutkan dengan pengadaan 300 ekor sapi budidaya. Penyaluran bantuan kali ini tidak hanya ditangani oleh Dinas Pertanian, namun melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) serta para kepala desa untuk menentukan calon kelompok penerima. Dinas Pertanian akan bertanggung jawab dalam proses verifikasi kelayakan kelompok penerima bantuan.

TP PKK Muna Barat menyambut baik langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan melalui pendekatan berbasis komunitas. Pemberdayaan kelompok tani dan ternak sejalan dengan misi PKK dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga dan pangan lokal. TP PKK siap bersinergi dengan desa dan OPD teknis dalam edukasi pemanfaatan pekarangan, pengolahan hasil tani, serta penguatan peran perempuan dalam rantai produksi dan distribusi pangan. Bersama-sama, kita dorong Muna Barat Tumbuh, Sehat, dan Keren menuju swasembada pangan 2026.

https://kominfo.munabarat.go.id/berita/dinas-pertanian-muna-barat-didorong-untuk-maksimalkan-program-pertanian-dan-peternakan/

Wa Ode Rahmatia, SP