Bupati Muna Barat Sosialisasikan Penanaman Jagung Kuning di Lakanaha, Dorong Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan Daerah

  • Apr 16, 2025
  • WA ODE RAHMATIA, SP

Sebagai kelanjutan dari komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian, Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penanaman Jagung Kuning bersama para petani di Desa Lakanaha, pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari program unggulan daerah bertajuk “Muna Barat Liwu Mokesa”, yang berorientasi pada penguatan sektor pertanian secara berkelanjutan dan mandiri.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Lakanaha yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati La Ode Darwin di tengah masyarakat tani. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya Bupati berdialog langsung dengan petani jagung di lokasi pertanaman.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:

  • Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti

  • Kepala Bulog Muna, Hendra Dionosius

  • Sejumlah Kepala OPD Pemkab Muna Barat

  • Para Kepala Desa dari wilayah sekitar

  • Kelompok Tani dari berbagai desa

Kepala Bulog Muna, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Bapanas No. 18 Tahun 2025, Bulog ditugaskan untuk menyerap hasil panen jagung dari petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 5.500 per kilogram. Ia menegaskan bahwa petani tidak perlu lagi khawatir soal pemasaran, karena Bulog siap menampung hasil panen sesuai ketentuan tersebut.

Kapolres Muna, di sisi lain, menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal distribusi bantuan pertanian, termasuk pendampingan agar penyaluran benih jagung tepat sasaran dan transparan.

Sementara itu, Bupati La Ode Darwin menyatakan bahwa perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada petani padi, tetapi juga petani jagung yang kerap menghadapi tantangan akses sarana produksi dan kestabilan harga pasar. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rencana Pemkab Muna Barat untuk menyalurkan 22.500 kg benih jagung varietas BISI-2 kepada kelompok tani pada tahun ini.

“Saya hadir bersama Kepala Bulog karena mendengar langsung keluhan petani terkait pemasaran jagung. Kami ingin agar semua program benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” jelas Bupati.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka, di mana petani menyampaikan kendala seperti keterbatasan alat dan mesin pertanian, minimnya fasilitas irigasi di musim kemarau, buruknya akses jalan usaha tani, serta kebutuhan alat pasca panen seperti mesin pengering jagung.

Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan akan segera mengambil langkah strategis berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Ia menyebut bahwa pengadaan traktor roda empat (John Deere) akan menjadi salah satu program yang diupayakan dalam waktu dekat untuk mendukung produktivitas petani.

“Kami tidak akan tinggal diam. Semua masukan dari petani akan kami tindak lanjuti, dan kami akan mengawalnya bersama seluruh perangkat daerah,” ujar La Ode Darwin.

TP PKK Muna Barat melihat kegiatan ini sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap pertanian rakyat, terutama perempuan yang terlibat langsung dalam usaha tani jagung, baik di lahan maupun dalam proses pengolahan dan pemasaran hasil.

Melalui program Pelatihan Olahan Jagung Bernilai Tambah, Koperasi Tani Perempuan, dan Edukasi Kemandirian Pangan Rumah Tangga, TP PKK siap mendorong peran aktif perempuan tani sebagai garda terdepan dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan keberlanjutan pangan lokal.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, petani, dan masyarakat, Muna Barat akan semakin kokoh dalam mewujudkan Liwu Mokesa yang mandiri, produktif, dan bermartabat.

Sumber : https://kominfo.munabarat.go.id/berita/bupati-muna-barat-sosialisasikan-penanaman-jagung-kuning-di-lakanaha-perkuat-ketahanan-pangan-dan-pastikan-harga-jual-petani/

Wa Ode Rahmatia, SP