Ibu Ketua TP PKK Muna Barat Pimpin Rapat Kerja Bahas Program Kerja Pokja dan Inovasi Baru

  • Jun 04, 2025
  • WA ODE RAHMATIA, SP

Bertempat di Ruang Rapat Bupati Muna Barat Ibu Ketua TP PKK Muna Barat memimpin rapat kerja yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota dari setiap Pokja pada Rabu, 4 Juni 2025. Rapat kali ini membahas evaluasi dan tindak lanjut dari program kerja masing-masing Pokja, serta memaparkan beberapa rencana kegiatan baru yang akan dilaksanakan ke depannya. Dalam rapat ini, setiap Pokja diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program kerjanya dan membahas langkah-langkah yang akan diambil untuk memperkuat kontribusi TP PKK terhadap masyarakat Muna Barat.  

Ibu Ketua TP PKK Muna Barat dalam sambutannya mengingatkan pentingnya sinergi antara seluruh Pokja untuk mempercepat pencapaian program yang telah direncanakan. "Setiap Pokja harus saling berkolaborasi dan bekerja keras untuk memastikan bahwa program kerja yang ada dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Muna Barat. Kita harus lebih fokus dalam memajukan setiap sektor yang menjadi perhatian TP PKK, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup," ujarnya.

Dalam rapat tersebut, terdapat beberapa poin penting yang dibahas, yang menjadi tambahan kegiatan baru dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya adalah rencana untuk membentuk Yayasan Bantuan Hukum atau rumah hukum yang akan menyediakan layanan psikolog dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap dengan adanya Yayasan Bantuan Hukum ini, masyarakat yang menghadapi permasalahan hukum dapat memperoleh pendampingan yang mereka butuhkan, baik dalam aspek hukum maupun psikologis,” ungkap Ibu Ketua TP PKK.

Selain itu, terkait dengan UMKM, Ibu Ketua TP PKK memberikan arahan kepada Pokja 2 untuk lebih aktif turun ke lapangan dalam mengevaluasi dan melihat langsung kondisi UMKM yang ada di Muna Barat. "Saat ini hanya ada 13 kelompok UMKM yang terbentuk, dan kita berharap jumlahnya bisa bertambah. Kita perlu berusaha memaksimalkan potensi yang ada, dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan yang tersedia," ujarnya. Beliau juga menekankan bahwa untuk kelompok UMKM yang sudah terbentuk, segera dibentuk badan hukum agar usaha mereka dapat berkembang lebih pesat dan memiliki legalitas yang jelas.

Ibu Ketua TP PKK juga mengingatkan bahwa penting untuk melakukan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha secara profesional. "Pelatihan kewirausahaan sangat penting untuk memberikan wawasan baru kepada pengelola UMKM agar mereka dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mengelola usaha mereka dengan lebih efisien," tambahnya.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai pentingnya pelatihan-pelatihan untuk pengurus Kabupaten. "Pelatihan bagi pengurus sangat penting agar mereka dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat dengan lebih baik. Dengan demikian, program-program TP PKK di Muna Barat bisa berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang nyata," ujar Ibu Ketua TP PKK.

Melalui rapat kerja ini, TP PKK Muna Barat semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warga, seperti pemberdayaan UMKM, penyediaan layanan hukum, serta pelatihan-pelatihan yang akan meningkatkan kapasitas pengurus dan masyarakat secara keseluruhan.

Wa Ode Rahmatia, SP