Kapolda Sultra Resmikan Markas Polairud Muna Barat di Pelabuhan Tondasi, Simbol Hadirnya Negara di Wilayah Pesisir

  • Apr 15, 2025
  • WA ODE RAHMATIA, SP

Dalam upaya memperkuat keamanan wilayah laut dan pesisir, Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., secara resmi meresmikan Markas Unit Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kabupaten Muna Barat, bertempat di Pelataran Pelabuhan Tondasi pada Selasa, 15 April 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Wakil Bupati Ali Basa, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda Muna dan Muna Barat, kepala OPD se-Kabupaten Muna Barat, serta Ketua TP PKK Muna Barat, Ibu Rhika Purwaningsih Darwin, SH.

Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin menegaskan pentingnya keberadaan Polairud mengingat kondisi geografis Kabupaten Muna Barat yang terdiri dari 11 kecamatan, 81 desa, dan 5 kelurahan, dengan 33 desa memiliki akses langsung ke laut—terdiri dari 21 desa pesisir barat dan 12 desa di wilayah kepulauan, serta 24 pulau tak berpenghuni.

“Penempatan Markas Polairud ini sangat strategis. Kami mengapresiasi jajaran Kepolisian atas langkah konkret ini. Kami berharap keberadaannya dapat memperkuat penegakan hukum dan perlindungan masyarakat pesisir dari aktivitas ilegal seperti illegal fishing dan tindak kejahatan lainnya,” ujar Bupati.

Kapolda Sulawesi Tenggara, dalam sambutannya, menekankan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi kehadiran negara dalam menjaga keamanan maritim dan memberikan jaminan rasa aman bagi warga pesisir.

“Markas ini adalah simbol negara hadir di tengah masyarakat. Saya minta jajaran Polairud senantiasa mengedepankan profesionalitas, bersinergi dengan pemerintah daerah dan warga, serta menjaga laut sebagai sumber kehidupan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Usai seremoni peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas markas Polairud, termasuk demonstrasi kesiapsiagaan personel dalam pengamanan laut wilayah hukum Polres Muna Barat.

Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak awal peningkatan pengawasan, pelayanan, dan penegakan hukum maritim, sekaligus mendorong keamanan laut yang bersih, tertib, dan berkelanjutan bagi kemajuan Muna Barat sebagai Liwu Mokesa—kampung yang indah dan keren.

TP PKK Muna Barat menyambut baik hadirnya Markas Polairud sebagai wujud nyata perlindungan negara terhadap masyarakat pesisir dan perempuan nelayan. Keamanan laut bukan hanya isu pertahanan, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas ekonomi keluarga, khususnya di desa-desa pesisir yang bergantung pada sektor perikanan dan hasil laut.

Sumber : https://kominfo.munabarat.go.id/berita/peresmian-markas-unit-polairud-muna-barat-wujud-sinergi-dalam-menjaga-keamanan-laut/

Wa Ode Rahmatia, SP