Pelayaran Perdana KMP Rubiah di Rute Tondasi–Torobulu Resmi Dibuka, Bukti Nyata Gerak Cepat Pemerintah Daerah
- Mar 30, 2025
- WA ODE RAHMATIA, SP
Komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam memperkuat konektivitas wilayah kembali diwujudkan melalui pelayaran perdana KMP Rubiah di rute Tondasi–Torobulu, yang secara resmi dibuka pada Jumat, 28 Maret 2025 di Pelabuhan Tondasi. Peresmian ini menjadi bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati, sekaligus mendukung langkah strategis Gubernur Sulawesi Tenggara.
Acara penyambutan berlangsung langsung di atas kapal ferry, dihadiri oleh General Manager ASDP Cabang Baubau, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Bupati Muna Barat La Ode Darwin, unsur Forkopimda, Anggota DPRD Muna Barat, seluruh pimpinan OPD, serta kru KMP Rubiah dan perwakilan ASDP.
Peluncuran rute ini diharapkan menjadi penggerak utama mobilitas masyarakat, khususnya dalam mempercepat akses ke Torobulu dan Kota Kendari, serta membuka jalur distribusi barang dan jasa yang efisien.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Bupati Muna Barat. Pelayaran perdana ini tidak hanya dilakukan dengan cepat, tapi juga memberikan subsidi tarif penumpang hingga 50%. Proses pengajuan izin berlayar hanya butuh waktu kurang dari satu jam—ini rekor tercepat yang pernah kami tangani,” ungkap Jamaluddin, General Manager ASDP Cabang Baubau.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, M. Rajiulan, yang menyebut bahwa inisiatif pembukaan jalur hanya membutuhkan waktu 22 hari, jauh lebih cepat dibanding proses normal yang bisa mencapai tiga bulan.
“Sehari setelah dilantik, Bupati langsung menghubungi kami untuk membuka jalur ini. Ini contoh nyata keberanian dan kecepatan dalam bekerja. Saya yakin ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Muna Barat,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan semua pihak dalam membuka jalur penyeberangan strategis ini. Ia menegaskan bahwa rute ini merupakan bagian dari komitmen 100 Hari Kerja yang terintegrasi dengan program Pemprov Sultra.
“Ke depan, kami akan mengundang langsung Bapak Gubernur untuk meresmikan pelayaran ini. Kami juga sedang memproses reaktivasi rute Tondasi–Bombana dan Tondasi–Bira,” terang Bupati.
Lebih jauh, Pemkab Muna Barat tengah menyiapkan langkah alih fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menjadi Pelabuhan Bongkar Muat, sebagai upaya memperkuat logistik dan konektivitas maritim di wilayah pesisir.
“Jika semua berjalan sesuai rencana, lima tahun ke depan saya yakin Muna Barat akan benar-benar menjadi Liwu Mokesa—kampung yang indah dan keren,” tutup La Ode Darwin.
TP PKK Muna Barat menyambut positif pembukaan jalur laut Tondasi–Torobulu sebagai terobosan yang akan membuka ruang baru bagi ekonomi keluarga, terutama dalam memperluas distribusi produk UMKM perempuan, hasil pertanian, dan kerajinan lokal. Akses laut yang terbuka lebar berarti peluang pasar lebih luas dan biaya logistik lebih rendah.
TP PKK akan mendukung penuh agenda ini melalui program-program pemberdayaan perempuan berbasis transportasi dan digitalisasi usaha, serta penguatan koperasi perempuan pesisir. Dengan transportasi yang terintegrasi, Muna Barat Tumbuh, Sehat, dan Keren akan lebih cepat tercapai.
Wa Ode Rahmatia, SP